blog visitors

Bahaya Air Conditioner (AC),The Danger Of Air Conditioner

Bahaya Air Conditioner (AC), Danger Of Air Conditioner

 

Siapa yang tak kenal alat yang satu ini,ayahnya kipas angin, begitu kata sebagian orang, AC yang sudah sangat lazim kita temukan di hampir semua tempat terutama tempat publik, baik itu bank,restaurant,kantor,sekolah,kampus dan lain-lain.

Si Ac ini dapat menyulap kondisi sekitarnya menjadi seperti datran rendah di korea dan kutub penggambaran sederhananya, efek dingin, dan pembawaan semriwing suasana cool sangta terasa saat berada di ruangan ber AC, ini seakan menjadi mesin angin otomatis kedua setelah kipas angin, penggunaan kipas angin pun kini turun drastis digantikan dengan Air Conditioner.Belum lagi jika penggunaannya etul-betul digunakan untuk menggantikan ventilasi ruangan akibatnya pun sudah ketahuan yaitu kurangnya udara segar yang masuk dan terhirup.


Kipas angin dan AC memang memberikan hawa sejuk di dalam sebuah ruangan. Banyak orang yang melengkapi rumahnya dengan kipas angin atau AC. Teknologi yang semakin canggih, kini juga dimiliki oleh kipas angin dan AC, dengan adanya self-timer dan remote control . Self timer memudahkan kita mengatur waktu sehingga AC atau kipas angin akan mati sendiri sesuai dengan waktu yang telah diatur. Sedangkan remote control , memudahkan kita menyalakan dan mematikan AC atau kipas angin tanpa perlu beranjak dari tempat duduk atau tempat tidur.
Meskipun demikian, di balik kesejukannya, kita harus tau betul dampak yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan AC atau kipas angin yang terlalu lama dan terlalu sering, terlalu dingin atau bukan pada tempatnya. Menurut salah satu dokter dari RS Internasional Bintaro, Tangerang, gangguan yang mungkin timbul antara lain:
 
AC mobil
 
Hal ini merupakan habit atau kebiasaan ternyata sangat berbahaya yang perlu diperhatikan, pada umumnya hampir sama dengan pemakaian AC di rumah. Namun demikian ada beberapa hal penting untuk diperhatikan. Pertama adalah masalah knalpot mobil. Knalpot yang bocor dapat menyebabkan tersedot atau masuknya asap ke dalam mobil melalui AC sehingga dapat mengakibatkan seseorang keracunan gas CO2. Walaupun knalpot mobil tidak bocor, anda harus menghindari kebiasaan berada di dalam mobil yang sedang berhenti dengan terus-menerus menghidupkan mesin, tanpa ataupun dengan menggunakan AC. Apalagi jika mobil sedang diparkir di tempat tertutup, misalnya di dalam garasi.

 

Asap mobil yang terkumpul di bawah mobil atau di ruangan akan tersedot ke dalam ruangan mobil.
Bila perjalanan cukup jauh atau memakan waktu cukup lama, seperti ke luar kota, untuk menyegarkan udara di dalam mobil anda, sering-seringlah membuka jendela agar udara segar masuk dan memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dari luar ke dalam mobil.

AC di tempat umum
 
AC di tempat umum tidak memungkinkan untuk anda dapat menyetel sesuai kehendak anda. Dalam hal ini kita tidak dapat berbuat banyak kecuali melindungi tubuh anak dan menyesuaikan diri atau beradaptasi agar tidak terpapar dan terkena hawa dingin secara berlebihan. AC di dalam pesawat terbang cenderung disetel dingin sehingga terasa sangat dingin karena setiap penumpang memiliki kebutuhan atau selera maupun keinginan yang lain. Dalam keadaan seperti itu, jangan segan-segan meminta selimut kepada pramugari, bila perlu mintalah selimut lebih dari satu helai bila kondisi anda menuntut anda untuk beradaptasi dengan keadaan.


Kelembaban udara di dalam  pesawat yang sangat rendah maka (udara menjadi kering) dan  dapat menyebabkan mata menjadi merah dan terasa pedih. Selaput lendir hidung juga menjadi kering dan tenggorokan menjadi terasa kering dan sakit. Untuk mengatasinya kita dapat meminta handuk basah yang hangat dari pramugari, kemudian hisaplah dalam-dalam udara melalui handuk basah tersebut agar uap airnya dapat membasahi selaput lendir hidung. Lakukan ini sesering mungkin, terutama sangat dianjurkan bagi anak yang mempunyai bakat alergi (rinitis, asma, dll) atau anak yang menderita infeksi telinga yang berulang. dampak akhirnya tentulah hipotermia.

Hipotermia
 Penghadapan tubuh terhadap udara yang terlalu dingin akan menyebabkan suhu badan menjadi terlampau dingin atau hipotermia. Hipotermia yang terlalu lama akan menimbulkan gangguan pada peredaran darah. Gangguan peredaran darah di bagian tubuh yang penting, misalnya otak, dapat menurunkan kesadaran atau pingsan. Bahkan pada bayi misalnya, dapat menimbulkan kematian yang mendadak (Sudden Infant Death/SID) .

 
 
Penggunaan AC dengan hawa dingin pada tubuh yang tidak merata juga tidak baik bagi kesehatan kita. Pada bayi dan anak, misalnya karena bagian perut dan dadanya terbuka, dapat menyebabkan bagian yang terbuka menjadi lebih dingin dari bagian yang tertutup. Pada bayi, bila kebetulan dia mengompol dan tidak segera diganti popoknya, besar kemungkinan bagian pantat akan menjadi lebih dingin. Pemaparan suhu dingin yang tidak merata pada anak, dapat menyebabkan gejala seperti "masuk angin". Bagian perut yang terbuka, bila terpapar angin atau udara dingin, dapat menyebabkan gejala sakit perut bahkan sampai mencret.


Suhu AC yang kelewat dingin dan semburan udaranya yang langsung mengenai wajah, kepala, dan leher dalam waktu lama (misalnya saat tidur malam), menyebabkan beberapa gangguan saraf. Semburan udara langsung tersebut bisa dari AC dan kipas angin. Menurut salah satu dokter spesialis saraf di RS Internasional Bintaro, berbagai gangguan itu antara lain:
 
 
 

Bell’s palsy (kelumpuhan wajah sesisi)
 

Penyakit ini menyebabkan terjadinya pembengkakan saraf wajah (saraf ke-7)satu sisi.Biasanya penderita akan merasa salah satu matanya pedih ketika cuci muka, karena mata itu tak dapat dipejamkan. Ia juga sulit berkumur, mulutnya miring/mencong, bicaranya pelo, saat minum airnya akan meler, dan pengecapan lidah berkurang.
Penemuan terakhir dari riset menunjukkan adanya kemungkinan infeksi virus yang terbawa oleh udara atau angin. Penyakit ini sering dijumpai dan biasanya menyerang remaja ataupun dewasa. Bila terjadi pada orang tua harus dipikirkan kemungkinan gejala dapat menyebabkan stroke. 
 
 

Tortikolis (leher tengeng/salah bantal)
 

Penyakit ini biasanya terjadi saat orang bangun tidur. Penderita merasa lehernya kaku, tidak bisa menengok kesatu sisi, juga nyeri seperti disetrum bila dipaksakan bergerak.pasti kalian mungkin pernah merasakan hal yang seperti ini, keadaannya atau kondisinya sangat tidak mengenakkan bila bicara atau batuk akan terasa sakit. Penyakit ini dapat diobati dengan suntikan pada titik-titik nyeri di leher serta pemberian obat antiradang. Bila perlu bisa dilakukan terapi pemanasan untuk anda yang terkena penyakit ini.
 

 
 
Frozen shoulder (bahu beku)
 

Penyakit ini biasanya timbul di saat bangun tidur pagi. Penderita tidak sanggup menggosok gigi dan menyisir rambut karena pergelangan bahunya terasa sakit bila lengan diangkat atau digerakkan.bahu seakan sangat kaku dan seakan  membeku, bila tidak diobati tentu akan membatasi pergerakan bahu, dan bila penyakitnya menahun perlu dilakukan tindakan operasi,wah berbahaya bukan. 
 

 

Carpal tunnel syndrome
 

Adalah penyakit dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan terutama 3 bagian (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari dalam ruang ber-AC. Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan-terowongan  pada pergelangan tangan. Penyakit ini dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Salah satu dokter ternama menambahkan, suhu dingin AC berbahaya bagi penderita reumatik. Pada penderita migren pun AC bisa memicu kekambuhan.