blog visitors

Pemenggalan Kata (Teknik memenggal kata) dalam bahasa Indonesia

Pemenggalan Kata

kata-kata bisanya selalu dibatasi oleh bidang atau ruang yang disyaratkan dalam penulisan sehingga kata kadang-kadang tidak dapat ditulis secara utuh, kata-kata demikian harus dipenggal menurut suku katanya.



Berikut cara pemenggalan kata

1. kata Dasar ada empat cara 

a. jika di tengah kata ada vokal berurutan,pemenggalan dilakukan diantara kedua vokal it (-V/V-).contohnya adalah ma-af,sa-at,du-et,bu-ih,ba-ik dan ta-at. Apabila vokal berurutan tersebut berupa diftong,pemenggalan tidak dilakukan diantara vokal tersebut (-VV/-), contohnya adalah 

sau-da-ra bukan sa-u-da-ra
pan-tai bukan Pan-ta-i
pu-lau bukan pu-la-u
au-la  bukan a-u-la

b.jika ditengah kata ada hruruf konsonan dan gabungan konsonan diantara dua huruf Vokal, pemenggalan dilakukan sebelum konsonan (KV-KV). contohnya adalah pe-rut,ta-bu,ja-mur,ta-nya dan  su-nyi.

c.jika di tengah kata ada konsonan berurutan, pemenggalan dilakukan diantara dua konsonan tersebut (-K/KV-) contohnya adalah mak-lum,ger-tak,kom-pos-mik-ro, mig-ra-si  dan cap-lok,kecuali konsonan ng,kh,sy  dan ny  yang berupa suatu bunyi dianggap sebagai satu suku kata tidak dipisahkan. Contohnya adalah de-ngan, makh-luk,ikh-las,i-sya-rat dan  bu-nyi.

d.jika konsonan berurutan lebih dari dua buah,pemenggalannya dilakukan sesudah konsonan pertama(-K/KK-). Contohnya adalah in-struk-si, ab-strak-si dan  in-stru-men.

2. Semua imbuhan dan partikel dianggap satu suku kata,termasuk pada imbuhan awalan yang mengalami perubahan bentuk sehingga dapat dipenggal dari kata dasarnya.Tahap pertama,memisahkan imbuhan dengan kata dasarnya dan tahap kedua kata dasar dipenggal sesuai dengan cara pemenggalan kata dasar

misal :

Tahap 1 : me-ramu, me-nyapu,men-coba,pem-belah-an,ke-hutan-an

Tahap 2 : me-ra-mu,me-nya-pu,men-co-ba,pem-be-lah-an,ke-hu-tan-an


catatan :

a. Akhiran -i pada pergantian baris dan kata yang diawali vokal tidak dipenggal dalam penulisan.Contoh yang salah adalah mengakhir-i dan  i-kan

b. Kata yang berimbuhan sisipan,pemenggalannya dilakukan sebagai berikut. contohnya adalah te-lun-juk, ge-ri-gi,ge-li-gi, ge-me-tar, ge-le-tar

c. Imbuhan yang berasal dari bahasa asing tidak dianggap sebagai imbuhan melainkan sebagai suku kata itu sendiri, sehingga pemenggalannya mengikuti aturan pemenggalan kata dasar, misalnya

spor-ti-vi-tas   bukan   sportiv-itas
ak-li-ma-ti-sa-si   bukan    ak-li-mat-isasi


3. Jika suatu kata terdiri atas lebih dari satu unsur dan salah satu unsur itu dapat digabung dengan unsur lain.Pemenggalan dilakukan dengan dua cara :

a) memenggal berdasarkan unsur pembentuknya
b) memenggal sesuai kaidah-kaidah pemenggalan kata dasar, misal :

bio-logi   atau bi-o-lo-gi
mikro-biologi   atau   mik-ro-bi-o-lo-gi
pasca-sarjana   atau   pas-ca-sar-ja-na
pasca-panen  atau pas-ca-pa-nen
budi-daya   atau   bu-di-da-ya


oke temen-temen sekian tips yang bisa daeng bagikan ke kalian, ilmu selanjutnya ada dipostingan selanjutnya, jadi tetap update di blog ini yah temen-temen


Posted by : Muhammad Rezki Rasyak


3 comments:

Muhammad Fitrah said...

siiip infonya

Bagus Setiadi said...

bagaimana dengan kata berimbuhan yang berkepunyaan???

seperti kata mempercayaimu, mengajarkannya..

mohon bantuannya

Muhammad Rezki Rasyak said...

harusnya kepunyaan mungkin gan, atau coba cek di KBBI onlie, apakah berkepunyaan itu ada didalam kamus besar bahasa indonesia

Post a Comment