blog visitors

IPB Green Living Movement 3 (green living and youth creativity)

IPB Green Living Movement adalah tema yang diangkat mahasiswa IPB dalam lomba green campus, dan pengembangan masyarakat yang diadakan oleh Kompas, Kompas kampus dan bekerjasama dengan Tupperware, demi terciptanya lingkungan yang sehat dan ramah serta bebas dari sampah plastik, yang mana kita tau sampah plastik sangat susah terurai dalam tanah dan akan menjadi malapetaka jika penggunaannya tidak dikurangi .



Pelaksanaannya diawali dengan audisi oleh pihak kompas sendiri, lebih dari 300 kampus yang ikut audisi hanya terjaring 10 kampus saja yang berhak mendapat dana untuk ikut dalam lomba Green Living and Youth Culture



IPB yang menggunakan tema Ipb Green Living Movement dalam Lomba Green Living and youth Culture  menjadi salah satu favorit sekaligus juara bertahan dalam kompetisi ini, tahun ini juga IPB sangat diperhitungkan dalam perbutan juaranya ,IPB sendiri dua tahun belakangan sejak perlombaan ini dimulai terus menjadi yang tebaik dalam persembahan dan pengabdiannya juga dalam aplikasinya tahun 2011 IPB menjadi Terbaik pertama dari lebih 10 kampus terpilih, sedangkan ditahun 2012 sedikit merosot menjadi juara kedua, namun tahun ini para panitia IGLM 3 (IPB Green Living Movement 3) percaya cahaya kemenangan dan prestisius tertinggi akan kembali kekampus kebanggaan Kota Bogor ini.


Beberapa Event penting dan sangat ramah lingkungan diantaranya pengembangan teknik resap lingkungan sistem bipori yang merupakan salah satu paten dari Institut Pertanian Bogor, kemudian ada acara ramai makan besar untuk mahasiswa,staff juga seluruh masyarakat serta para siswa SD yang terlibat dalam event ini dengan menggunakan salah satu inovasi dan paten IPB yaitu teknologi Kompor Sekam yang tentunya memanfaatkan sekam sebagai hasil buangan penggilingan padi. Panitia kali ini benar-benar menerapkan konsep Green Living, event selanjutnya ada Green village, dimana masyarakat diajari untuk memanfaatkan lingkungan sebaik mungkin dan ada event sendiri dimana masyarakat diajarkan langsung untuk mengolah sampah, diantaranya kain perca yang disulap menjadi bando oleh para anak-anak Babakan raya, kemudian pemanfaatan sampah untuk membuat kerajinan tangan, serta pembuatan bak sampah besar untuk memisahkan sampah organik dan anorganik juga ada pemanfaatan dan pembuatan tanaman Vertical Garden di gang-gang sempit yang mana setiap eventnya dikomandoi langsung oleh pihak dan orang-orang yang dianggap mampu dibidangnya.


Sampai akhirnya pada puncak event, dengan adanya talkshow lingkungan,pembuatan saung di kampus IPB dan seminar fotografi kompas yang bekerjasama dengan tupperware, beberapa mahasiswa sangat antusias dalam event nasional ini. Malam puncak sekaligus malam donasi masyarakat IPB di suguhkan penampilan oleh penampilan band papan atas indonesia NAIF Band, penampilan ini sekaligus menutup rangkaian selebrasi dan kemeriahan pemanfaatan sampah dan budaya hidup hijau ala masyarakat IPB, kedepannya mahasiswa akan terus melanjutkan kegiatannya untuk pemberdayaan dan pengembangan masyarakat yang memang menjadi ciri khas kampus ini, selain penilaian yang dilakukan oleh pihak kompas sampai bulan juni, mahasiswa IPB yang menjadi panitia event ini, memang sudah sejak lama menjadi tokoh-tokoh pengembang masyarakat yang menjadi panutan dan idola masyarakat dalam kesehariannya karena kepeduliannya dan kepiawaiannya dalam membimbing masyarakat...


semangat para greeners, mari berdo'a untuk kemenangan kampus tercinta dan terslah berkarya untuk masyarakat dan bangsa

0 comments:

Post a Comment