blog visitors

Geng Motor Di Kota-kota Besar (Makassar) (Pendapat Masyarakat,Sosiolog dan Ketua IMI Sul-Sel)

Geng Motor Di Kota-kota Besar (Makassar) (Pendapat Masyarakat,Sosiolog dan Ketua IMI Sul-Sel)

 

Nah kali ini daeng ekky akan bahas dan share tentang geng motor,yapz geng motor yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat,membuat semua orang ketar-ketir dan was-was saat akan keluar rumah terutama pada malam hari, nah untuk kali ini daeng ekky akan bahas geng motor yang berada di makassar,ini seakan mencoreng nama baik sulawesi selatan dikancah nasional dan internasional manakala bapak gubernur sulawesi selatan menjadi gubernur terbaik diindonesia,dan sekarang mulai dikenal dikalangan dunia internasional.

Kenyataan juga membuktikan bahwa geng motor yang beraksi beranggotakan sejumlah pelajar,yang didalamnya juga terdapat pelajar yang dibwah usia,serta pelajar yang merupakan anak dari anggota DPR kenamaan, spontan anak dari sang pejabat besar ini dituding menjadi sponsor atau sumber dana dari gerombolan atau geng bermotor ini.

berikut ini daftar nama tersangka yang termasuk dalam daftar tersangka geng motor :


1. Rizal jaya (buruh bangunan)
2. Asrul Manyingngari (Pelajar)
3. Muhammad Syukur (Pelajar)
4. Andana Arif Abbas (Pelajar) 
5. Adnan (pengangguran)
6. Andi Agus Fauzan (Pelajar)
7. Sri buyung (Pelajar)
8.Takdir (11 tahun dibawah umur)

Penyerang TNI
- Hendra (Tukang cuci motor)
- Muskadri (Tukang cuci motor,tambal ban)
- Ardi alias hasim Musawwir (pelayaran)
- Saiful Bahri (Pedagang tempe/tahu)


Barang bukti :
- yamaha Mio (DD 6621 AP)
- Suzuki Satria (DD 5031 JT)
- Yamaha Jupiter Z (DD 4369 OD)
- Suzuki Satria (DD 3984 UJ)
- Suzuki Shogun (DD 6484 IW)


* 2 buah Ketapel 
* 3 buah Anak panah



- Pendapat Masyarakat 

Aksi kekerasan yang kerap dilakukan geng motor lebih diakibatkan oleh karena adanya toleransi yang diberikan kepada komunitas,sehingga lanjutnya mereka merasa memiliki kebebasan utnuk melakukan tindakan yang berlebihan.


- Pendapat ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) sulawesi selatan


Selama ini kita telah membina banyak kelompok-kelompok bermotor dan sama-sama menggelar event positif namun banyak klub motor yang sebenarnya tumbuh secara liar tanpa ada koordinasi.


ketua IMI Sul-sel Andi Hudli dilangsir dalam sebuah media Massa, "geng motor yang berulah seperti itu tidak mencerminkan rider sejati"


Generation Of Frredom tidak terdapat pada IMI sul-sel,Hudli merasa heran dengan aksi ugal-ugalan dan brutal tersebut selama ini Hadli dan IMI membuka kesempatan kepada kelompok motor untuk menyalurkan minat dan bakat anggotanya.


- Pendapat Sosiolog


Gerombolan atau geng motor yang marak beraksi belakangan ini itu dikarenakan, mereka yang tidak semuanya mendapat pendidikan yang cukup,mereka masih minim perhatian,kurang pendidikan,kurang perhatian juga minim kasih sayang,bentuk aksi mereka itulah yang bisa atau hanya dalam bentuk aksi tersebut mereka juga bisa eksis atau kelihatan berkembang dimata masyarakat,itu tidak lebih hanya untuk mencari perhatian,dan dimata masyarakat mereka terlihat lebih berkembang,meskipun arahnya tidak benar.


namun mengapa banyak diantara mereka yang merupakan pelajar ??
lebih lanjut Dr Maria E Pandu, menambahkan bahwa itu hanyalah bentuk solidaritas mereka untuk kawan-kawannya, karena mereka kurang mendpata perhatian dan kasih sayang langsung dari orang tua akhirnya mereka mencari sumber kasih sayang lain nah salah satunya adalah dari kawan-kawan mereka ,dari situ akhirnya persepsi mereka muncul tentang adanya sumber kasih sayang yang baru,akhirnya dengan mudahnya mereka terpengaruh,saya tidak yakin juga kalau mereka kebanyakan pelajar !!. hal itu mestinya di survei ulang.


Nah tapi kenapa diantara mereka rata-rata memiliki kendaraan bermotor jika tidak memiliki cukup dana untuk itu ??


Maria lanjut menambahkan bahwa menurutnya kendaraan bermotor sekarang sudah sangat mudah didapatan , hanya bermodalkan sedikit dana masyarakat bisa mendapat kendaraan bermotor dengan mudah, itu juga yang menyebabkan maraknay geng atau gerombolan liar yang tidak mendapat wadah untuk itu.


Namun tuntuk apa mereka melakukan itu ??

Seperti yang saya terangkan tadi itu merupakan bentuk solidaritas mereka untuk kawan-kawan merka,karena dari situlah mereka seakan kasih sayang dan lebih mendapat perhatian,itu juga bentuk dari aksi untuk mengeksiskan diri mereka meski dalam tidak dunia pendidikan,untuk menunjukan aktualisasi diri,anak SMA itu Nais Lepacentris,peralihan dewasa di situ mereka bermaksud menunjukkan jati diri mereka.







Pertanyaannya sekarang mengapa aksi ini  hanya ada di kota-kota besar ?



*Makassar
*Jakarta

*Surabaya
*Bandung



lebih jauh menurutnya,Orang tua,polisi penduduk dan pemerintah semuanya harus terlibat langsung untuk memberi pengaruh terhadap psikologi si anak,berilah mereka perhatian,peduli dan kasih sayang yang lebih agar tidak cenderung beralih  ke dampak positif.


Sebab mereka adalah generasi penerus kita,jangan hanya sekedar di hukum tapi juga di didik menurut sosiolog UNHAS  ini.

nah itu dia cika' seputar geng motor yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat,semoga dapat jadi pembelajaran untuk semua pihak,dan agar kita lebih meningkatkan kepedulian dan perhatian kita seputar lingkungan dan kemasyarakatan kita.



thankz udah mau baca artikelnya daeng ekky, jangan bosan untuk ngunjunginnya,juga tinggalkan sepatah dua patah kata lah untuk kommentnya yah untuk membangun blog nya daeng lebih baik.

Posted By : Muhammad rezki Rasyak

1 comments:

ahmad said...

di surabaya gak ada bos...yg ada club2 sepeda motor yg terorganisir yg sering kumpul2 di trotoar pusat kota kalo pas malam minggu...mereka lebih profesional dan gak bikin rusuh

Post a Comment